Suku Dayak Kayaan Mendalam

seorang gadis
suku Dayak Kayaan Mendalam
Suku Dayak Kayaan Mendalam, adalah suatu identitas kelompok suku dari 3 suku kecil, yang berdiam di sekitar sungai Mendalam kecamatan Putussibau kabupaten Kapuas Hulu provinsi Kalimantan Barat. Suku Dayak Kayaan Mendalam ini berada di 3 desa, yakni desa Padua, desa Teluk Telaga dan desa Datah Dian. Wilayah perkampungan suku Dayak Kayaan Mendalam ini terdiri dari kampung sungai Ting, kampung Tanjung Karang, kampung Teluk Telaga dan kampung Datah Dian.

Suku Dayak Kayaan Mendalam, terdiri dari 3 suku kecil, yaitu:
  • Umaa’ Pagung
  • Umaa’ Suling
  • Umaa’ Aging

Ketiga suku kecil ini lah yang disebut sebagai suku Dayak Kayaan Mendalam. Ketiga suku kecil ini sempat dimasukkan ke dalam kelompok rumpun Kayan (Apo Kayan), tetapi mereka tidak menyetujui hal ini, karena menurut mereka mereka kelompok Kayaan, berbeda dengan kelompok Kayan. Walaupun mereka sebenarnya mengakui bahwa menurut sejarah mereka yang berdasarkan cerita dari turun temurun, kemungkinan nenek moyang mereka memang berasal dari Apo Kayan, yang bermigrasi sejak ratusan atau ribuan tahun yang lalu.

ritual Dange
suku Dayak Kayaan Mendalam
Mereka selalu memelihara budaya dari nenek moyang. Salah satunya adalah upacara syukuran atas berkah dan rahmat dari Tipang Tenangaan (Tuhan Allah), dalam bentuk upacara adat yang dinamai Dange. Dange memiliki makna yang sama dengan gawai Dayak. Dange adalah upacara adat yang selain untuk mengucap syukur pada Tuhan atas hasil perladangan, juga untuk mengumpulkan saudara-saudara mereka untuk saling meneguhkan, memaafkan dan saling bercerita pengalaman hidup.

Kehidupan sehari-hari masyarakat adat Dayak Kayaan Mendalam dalam bertahan hidup, pada umumnya mengandalkan sumber daya alam hutan sebagai sumber kehidupan mereka. Tanah di sekitar hutan digunakan untuk bercocok tanam, seperti berladang, menyadap karet, berkebun sayur-sayuran, berkebun buah-buahan, mencari kayu dan berburu binatang liar.

sumber:
  • agustinusmualang.blogspot.com
  • ceritadayak.com
  • gambar-foto; jasikacommunity.blogspot.com
  • gambar-foto: borneophotography.org
  • wikipedia
  • dan sumber lain

1 comments:

  1. ke tiga suku tadi katanya tidak setuju jika dimasukkan ke dalam rumpun apo kayan. itu penjelasannya bagaimana? karena saya asli suku kayaan mendalam belum pernah dengar ketidaksetujuan itu. terima kasih.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,