Marga Suku Sangir-Talaud-Sitaro

Marga Sangir-Talaud-Sitaro, merujuk kepada nama keluarga atau marga yang dipakai di belakang nama depan masyarakat suku Sangir dan suku Talaud di kabupaten Kepulauan Sangihe dan kabupaten Kepulauan Talaud dan kabupaten Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang dan Biaro) di Sulawesi Utara.
Di Indonesia Timur nama marga biasa juga disebut fam, yang menunjukkan pengaruh dari bahasa Belanda. Kata fam berasal dari kata "familienaam" yang berarti "nama keluarga".
Marga Sangir diambil dari nama keluarga yang digunakan oleh ayah. Nama anak dari sebuah keluarga akan ditambahkan nama keluarga sang ayah di belakangnya.

Silahkan sorot daftar marga Sangir-Talaud-Sitaro di bawah ini.



Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam daftar marga-marga di atas, mohon koreksinya untuk kelengkapan di atas.

diolah dari berbagai sumber

23 comments:

  1. ada nih fam Muhede, Joseph, Paath, Bawolje (Bawole?)

    Bawansel, Dauhan, Gandaria, Getah, Hanock, Hengkeng, Hengkengbala, Kaharo, Langitang, Manuahe, Rentangdatu, Sahede, Salikode, Sikome, Tondolambung, Tumbio, Walo,

    Tamaka, Tantu, Tamakatantu, Tamakoa, Tambalohe, Bulahari

    David (Dawid) ,Kailas, saranaung

    Tangkabiringan,dari Sawang Jauh
    Lahiwu, dari Kulur-Bira

    ReplyDelete
    Replies
    1. trims bro atas masukannya...
      salam

      Delete
  2. Suku Sangir dan Suku Talaud, beda nggak ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya sama saja, hanya saja dahulunya berasal dari nama dua daerah, tapi sekarang telah menyatu dan disebut sebagai Sangir Talaud. Lagipula kedua daerah ini telah terjalin kekerabatan selama berabad-abad, sehingga hampir tidak ada perbedaan di antara masyarakatnya.

      Delete
    2. Kebalik tuh. Makanya, cari data aktual dulu baru diinformasikan. Dulunya satu wilayah pemerintahan daerah yakni kabupaten Sangihe-Talaud. Tapi sekarang sudah menjadi 3 kabupaten, masing-masing Kab. Kepulauan Sangihe, Kab. Kepulauan Talaud dan Kab. Kepulauan Sitaro (Siau-Tagulandang-Biaro). Info lainnya, tanya saja sama Oom Google.

      Delete
    3. ya benar sekali om Sem Muhaling, sekarang sudah menjadi 3 kabupaten.
      trims untuk koreksinya
      salam kenal

      Delete
  3. Manalief atau Manalif?? saya lahir di jawa, tapi opa bilang buyut saya dari sangir talaud, marga kami sekeluarga Manalif? ada yang bisa kasih penjelasan mungkin? terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya yang betul "Manalif", kebetulan ada teman saya yang bermarga Manalief, dia menjelaskan penulisan "lief" karena biar lebih keren terlihatnya saja. Jadi Manalief dengan Manalif adalah sama saja.

      Delete
  4. thanks ya infonya,ternyata banyak bgt ya fam di sangir talaut....

    salam
    chemi damping

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya Chemi, betul itu banyak fam di Sangir Talaud

      salam kenal
      terima kasih sudah berkunjung ya

      Delete
    2. Data yang ada baru separuh. Masih banyak nama marga yang belum tercantum di sini. Termasuk marga saya yang banyak sekali di pulau Siau dan Marore.

      Delete
    3. iya sepertinya begitu om Sem,
      data yang kami dapat masih banyak kekurangan,
      bisa bantu referensinya tentang marga2 di Sangir, Talaud dan Sitaro, om ?
      terima kasih sebelumnya om.
      salam

      Delete
  5. marga yang dicantumkan diatas byk kekurangan belum lengkap, dan masih bisa dirubah dan ditambah kembali,,,

    ReplyDelete
  6. Aguw, Takahindangeng, Malumbot, Malutu, Mora, Manangkabo, Sambentiro, Lombongadil, Bintang, Jurumudi, Sahabir, Pianaung, Stirman, Riangkamang, Baganu, Sahanggamu, Baeng, Mandiangan, Papodi, Ramenusa, Bintang, Hento, Hebingadate, Lerus, Tuwolambung, Makakowa, Harinda, Kapele, Laheba, Sandil, Sasiang,Tatemba, Takasiliang

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh terimakasih sekali om George, deng tambahannya ini, jadi tambah lengkap daftar marga di sini

      salam kenal..

      Delete
  7. Admin tlg di jelasin asal usul marga Walo itu aslinya dari philipin atau sanger, soalnya banyak juga marga walo di philipins sana.

    ReplyDelete
  8. Admin tlg di jelasin asal usul marga Walo itu aslinya dari philipin atau sanger, soalnya banyak juga marga walo di philipins sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dahulu sebelum masa seperti sekarang ini, mungkin banyak terjadi pergerakan arus penduduk antar dua daerah yang bertetangga ini, dari Filipin ke Sangir atau dari Sangir ke Filipin. Oleh karena itu banyak terdapat kesamaan marga antara Filipin dan Sangir. Di Filipin juga banyak terdapat penduduk asli yang memiliki ras yang sama dengan orang Sangir. Selain itu bahasa Sangir juga memiliki kemiripan dengan bahasa-bahasa asli di Filipin. Di lihat dari hal ini, orang Sangir dengan beberapa penduduk asli di Filipin mungkin memang masih memiliki kekerabatan sejak masa lalu.
      Mengenai marga Walo, memang asli marga Sangir, tapi yang di Filipin juga merupakan marga asli Filipin (yang mungkin saja berkerabat sejak masa lalu).

      Delete
  9. Kalau fam tiwa gmna sejarahnya bisa di sangir?? Padahal kan asalnya dari minahasa, bisa di share kah asal muasalnya?? Knpa bisa terkait dengan kerajaan manganitu?

    Somahe kae kehage

    ReplyDelete
  10. tanya bro, saya punya fam Kundimang, karena bapak sudah almarhum maka saya tidak bisa atau sulit melusuri sejarah keluarga besar dari bapak. Karena saya dibesarkan di keluarga jawa maka saya sangat awam dengan fam, hanya dengar cerita bahwa opo dari fam Kundimang dan oma saya dari fam Pasuma.
    itu pun saya tahu dari nama bapak Christovel Agus Pasuma Kundimang. kalau saya baca beberapa artikel bahwa fam ibu di letak di tengah dan fam dari bapak di letak dibelakang...
    kalau saya melihat kedua fam tersebut tiak ada dalam daftar diatas, bisa tolong jelaskan. terima kasih

    ReplyDelete
  11. kenapa tidak ada marga mansa sedangkan kami asli dari melongwane (penggulu mansa)

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,