Suku Pebato, Sulawesi

Suku Pebato (To Pebato), adalah salah satu suku asli yang berada di Pamona Timur kabupaten Poso provinsi Sulawesi Tengah.

Suku Pebato merupakan salah satu sub-suku dari sekian banyak sub-suku Pamona. Sub-suku Pamona lainnya, adalah Lage, Wingkendano, Onda'e, Lamusu dan banyak lagi.

suku Pebato
Suku Pebato termasuk salah satu suku yang pertama mengenal agama Kristen di Sulawesi Tengah. Mereka menerima agama Kristen yang dibawa dan mulai diperkenalkan oleh misionaris Belanda, Dr. A.C. Kruyt dari Nederlandsch Zendeling Genootschap (NZG) yang tiba di Poso pada tahun 1892; dan Dr. N. Adriani dari Nederlandsch Bijbelgenootschap yang tiba tahun 1895. Pembaptisan pertama dilaksanakan pada 25 Desember 1909 di Kasiguncu kepada Kepala Suku Pebato Papa I Wunte dan Ine I Maseka bersama seratusan orang pengikutnya. GKST ditetapkan sebagai Gereja oleh pemerintah pada tahun 1947. GKST kemudian dimandirikan sebagai gereja yang dewasa dengan Ketua Sinode yang pertama adalah Dr. E. Dijkhuis, dan berpusat di Tentena.

Kehidupan masyarakat suku Pebato saat ini hidup pada bidang pertanian. Mereka telah mengenal tanaman padi dan jagung serta ubi. Tanaman lain adalah kakao. Selain itu di saat senggang mereka juga memanfaatkan hasil hutan seperti mengumpulkan rotan, damar dan apapun yang mereka temukan di hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

sumber:

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,