Suku Dayak Belantikan


acara adat suku Dayak Belantikan
Suku Dayak Belantikan, adalah suatu masyarakat adat dari suku dayak yang bermukim di kampung Sungkup di provinsi Kalimantan Tengah.

Suku Dayak Belantikan menurut pendapat para peneliti diduga awalnya berasal dari pulau Sumatra. Kehadiran mereka di pulau Kalimantan ini bersama-sama suku Dayak Delang dan Batang Kawa yang bermigrasi ke Kalimantan.

Pada masa dahulunya di Sumatra sedang terjadi tekanan dari pemerintahan Kerajaan Sriwijaya, yang mendesak suku-suku yang menetap di pesisir pantai. Sebagian lari ke hutan pedalaman, sedangkan nenek moyang suku Belantikan lebih memilih menghindar melalui laut, dan menyeberang sampai ke pulau Kalimantan. Pelarian suku Dayak Belantikan diikuti oleh suku Delang dan suku Batangkawa. 
Ada pemikiran bahwa dahulunya suku Dayak Belantikan, Dayak Delang dan Batangkawa, adalah berasal dari nenek moyang yang sama. Ketika mereka melakukan migrasi ke Kalimantan, mereka adalah satu kelompok, tetapi setelah sekian lama menetap di tempat yang baru, dua kelompok memisahkan diri dan membentuk komunitas sendiri. Ke-3 kelompok ini telah terpisah oleh jarak yang jauh untuk waktu yang lama, dan terbentuklah 3 suku yang berbeda, yaitu suku Dayak Belantikan, Dayak Delang dan Dayak Batangkawa.

Masyarakat suku Dayak Belantikan, adalah masyarakat yang ramah dan terbuka terhadap komunitas suku dayak lain. Saat ini banyak dari mereka yang telah berbaur dengan masyarakat lain, tetapi mereka tetap kokoh menjaga dan mempertahankan budaya serta adat-istiadat mereka dengan baik.

Suku Dayak Belantikan, sebagian besar hidup dengan pola pertanian berladang, memanfaatkan hutan untuk sumber daya hidup mereka, seperti berburu, mengumpulkan rotan serta menyadap getah karet. Selain itu mereka juga menangkap ikan di sungai-sungai yang melintas dekat perkampungan mereka.
Saat ini kehidupan suku Dayak Belantikan sudah lebih maju. Beberapa dari mereka telah bekerja di sektor pemerintah dan swasta.

diolah dari berbagai sumber

gambar-foto: orangutanfoundation.wildlifedirect.org

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,