Suku Batak Humbang

perkampungan suku Batak Humbang
Suku Batak Humbang, adalah salah satu suku Batak yang mendiami wilayah kabupaten Humbang Hasundutan dan sebagian kecil di kabupaten Tapanuli Utara yang berada di Siborongborong, Dolok Sanggul, Lintongnihuta dan sekitarnya. Populasi suku Batak Humbang diperkirakan sebesar 1.500.000 orang.

Suku Batak Humbang, seperti suku Batak Silindung, dulunya oleh para penulis sejarah, dimasukkan ke dalam bagian sub-suku Batak Toba. Sedangkan suku Batak Humbang berbeda wilayah dengan suku Batak Toba. Secara adat-istiadat dan budaya serta bahasa hampir tidak ada perbedaan antara suku Batak Humbang dengan suku Batak Toba. Namun, apabila diperhatikan dengan seksama, terdapat perbedaan dialek antara suku Batak Humbang dengan suku Batak Toba, walaupun sangat tipis.
rumah adat
suku Batak Humbang
Secara sejarah pada masa lalu, suku Batak Humbang memang berasal dari satu rumpun dengan suku Batak Toba, hanya saja karena telah terpisah oleh wilayah yang berbeda maka muncul istilah suku Batak Humbang, yang seakan-akan mereka terpisah dari suku Batak Toba.
Sihombing yang mempunyai 4 orang putera dan marga, yaitu: Silaban, Lumban Toruan, Nababan, dan Hutasoit. Marga-marga tersebut adalah marga pada suku bangsa Batak Humbang.

Suku Batak Humbang secara mayoritas memeluk agama Kristen, hanya sebagian kecil saja yang masih mempertahankan agama tradisional seperti Malim dan Pelbegu. Sedangkan beberapa yang memeluk agama Islam, diperkirakan karena terjadi perkawinan dengan suku-suku lain.
Masyarakat suku Batak Humbang sebagian besar hidup sebagai petani, seperti bertani di sawah dan ladang. Saat ini telah banyak kemajuan yang dicapai oleh suku Batak Humbang ini, karena banyak dari masyarakat suku Batak Humbang yang sukses di perantauan. Sedangkan yang menetap di wilayah Humbang, juga banyak yang bekerja di sektor pemerintahan maupun swasta. 

sumber:
  • sirajabatak.com
  • tobatabo.com
  • wikipedia
  • dan sumber lain
sumber-foto:
  • explow.com

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,