Suku Gayo Kalul

tari Bines
kesenian suku Gayo Kalul
Suku Gayo Kalul, adalah sub-suku Gayo yang berdiam di kabupaten Aceh Tamiang provinsi Aceh.

Secara adat dan budaya, suku Gayo Kalul ini tidaklah berbeda dengan puak Gayo yang lainnya, dikarenakan wilayah pemukiman mereka yang berada terpisah dari puak Gayo lainnya, sehingga mereka disebut sebagai Gayo Kalul.

Kebudayaan dan adat-istiadat sub-suku Gayo Kalul, hampir tidak ada perbedaan dengan sub-suku Gayo lainnya, seperti Gayo Serbejadi (Lukup), Gayo Deret, Gayo Lut dan Gayo Lues. Hanya saja dibedakan dari dialek yang digunakan, mereka memiliki dialek yang berbeda dengan sub-bahasa Gayo lainnya. Beberapa kata dari bahasa Gayo Kalul memiliki beberapa perbedaan, tapi masih dapat dipahami oleh puak Gayo lainnya, misalnya dalam penyebutan orang, kalau dalam bahasa Gayo pada umumnya menyebut kata "orang" adalah "jema", sedangkan dalam bahasa Gayo Kalul menjadi "urang". Walaupun terdapat beberapa perbedaan dalam perbendaharaan kata dalam bahasa Gayo Kalul, tetapi mereka masih dapat saling berkomunikasi dengan puak Gayo lainnya.

Masyarakat Gayo Kalul, pada umumnya hidup sebagai petani di ladang dan kebun yang berada di sekitar wilayah pemukiman mereka. Saat ini banyak dari mereka yang telah bekerja di sektor swasta dan pemerintahan. Tidak sedikit dari mereka yang mulai merantau ke wilayah lain, seperti ke Banda Aceh, Medan hingga sampai ke pulau Jawa.

diolah dari berbagai sumber

foto:
  • simehate.wordpress.com

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,