Suku Buyi (Bouyei), China

suku Buyi
Suku Buyi atau Bouyei, adalah yang terbesar dari 2 kelompok minoritas di provinsi Guizhou. Karakter orang-orang Buyi jujur ​​dan ramah. Mereka memandang orang tua sebagai hal yang sangat tinggi. Desa suku Buyi selalu terletak di dekat sungai dan desa-desa mereka tidak besar. Biasanya desa hanya memiliki beberapa rumah tangga, tetapi beberapa desa lain telah memiliki lebih dari seratus rumah tangga.

perempuan suku Buyi
Pakaian suku Buyi sangat unik. Di wilayah Guizhou, pakaian perempuan terdiri dari 4 gaya yang berbeda: barat laut, barat daya, sentral dan gaya timur. Di barat laut Guizhou perempuan mengenakan jaket hitam pendek. Jaket ini diikat dengan pita kain, dan bagian depan memiliki corak batik. Jaket ini dikenakan dengan rok lipit, celemek dan sorban. Mereka juga memakai aksesoris perak. Di barat daya, para perempuan memakai celana panjang dengan jaket biru lengan panjang atau baju bordir dan rok lipit panjang. Lengan dan bahu mantel biasanya dihiasi dengan batik atau bordir. Gaya timur termasuk gaun dan celana dipangkas dalam renda dan sorban. Tidak peduli dengan gaya pakaian yang dikenakan, masing-masing adalah buatan tangan yang sangat rapi oleh gadis yang memakainya. Gadis-gadis diajarkan di usia muda untuk melakukan bordir dan untuk membuat batik minoritas Buyi. Sedangkan laki-laki Buyi biasanya memakai kemeja panjang yang berlengan pendek serta memakai celana panjang. Para pemuda memakai hiasan kepala yang terdiri dari syal kain hitam atau kisi.

Salah satu kreasi Batik Buyi telah terkenal selama ribuan tahun. Orang-orang Buyi diajarkan membuat batik sejak usia muda. Batik yang dibuat dengan mengecat pola pada kain putih dengan lilin. Kain tersebut kemudian dicelupkan ke dalam bak nila pewarna. Ketika kain telah kering, lilin ini dikerok dan kemudian kain direbus untuk menghilangkan semua lilin yang tersisa di kain. Daerah di mana lilin itu berwarna putih, sementara daerah sekitarnya indigo. Desain yang umum digunakan dalam produksi batik adalah bunga, ombak, dan rantai. Dalam beberapa tahun terakhir, desain yang lebih modern telah dibuat. Orang Buyi juga dikenal dengan bordir mereka. Awalnya digunakan hanya untuk pakaian mereka sendiri, dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang Buyi telah banyak menjual kain bordir kepada publik.

gadis-gadis suku Buyi
Festival budaya suku Buyi biasanya diadakan di hutan atau di perbukitan sekitar desa. Festival dilaksanakan dengan komunitas besar yang terdiri dari nyanyian, tarian, permainan dan kegiatan pacaran. Satu di antara festival suku Buyi adalah Festival Menyanyi Chabai, yang selalu diadakan pada tanggal 21 sampai tanggal 23 bulan lunar 6 dalam kalender Cina. Festival ini biasanya disaksikan puluhan ribu pengunjung dari desa tetangga, provinsi, dan dari mana-mana, datang untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam festival. Kegiatan utama selama festival adalah menyanyi kontes. Pada siang hari, kontes menyanyi yang diadakan di daerah villages'open, tapi di malam hari itu dilakukan di halaman dan rumah penduduk setempat. Festival lain yang terkenal adalah Festival Raja Ox yang diselenggarakan pada hari pertama membajak. Bagian yang paling menarik dari Festival Raja Ox adalah beras yang berwarna-warni yang akan dimakan. Setiap keluarga membutuhkan beras dan pewarna dengan 5 warna yang sangat terang yang berbeda. Beras ini kemudian dikukus. Nasi yang ditawarkan kepada leluhur dan kemudian setengah dari beras diberikan ke sapi mereka yang kemudian diizinkan untuk beristirahat selama beberapa hari. Selain itu ada Festival 3 Maret, yang dilaksanakan untuk merayakan gunung lokal dan dewa-dewa desa suku Buyi.

rumah suku Buyi, berdinding batu
Rumah-rumah suku Buyi biasanya dibangun dari batu. Kebiasaan kuno dan tradisi telah tetap hidup dan terpelihara hingga zaman modern sekarang ini. Orang-orang Buyi masih terus bertahan mempertahankan kebiasaan tradisional mereka, seperti rumah mereka yang terbuat dari batu, serta selalu memakai pakaian tradisional mereka. Adat yang penuh warna telah menarik banyak pengunjung yang dayang ke desa suku Buyi setiap tahunnya.

Kehidupan sehari-hari orang Buyi terutama pada bidang pertanian dan berladang, dan mereka mahir dalam menanam-tumbuh berbagai jenis tanaman. Selain itu suku Buyi juga telaten pada bidang peternakan.


sumber:
  • word-dialect.blogspot.com
  • chinaodysseytours.com
  • picture 1, 2, 3, 4: chinaodysseytours.com
  • wikipedia
  • dan sumber lain

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,