Suku La Hu

suku La Hu
(gt-rider.com)
Suku La Hu, mendiami kabupaten Muong Te di provinsi Lai Chau Vietnam. Populasi suku Lahu pada tahun 1999, adalah sebesar 6.874 orang.

Grup Etnis La Hu: (Xa La Vang, Co Rung, Khu Sung dan Kha Quy)

Bahasa yang diucapkan oleh suku La Hu adalah bahasa La Hu, termasuk ke dalam rumpun bahasa Tibeto-Burman.

perempuan La Hu
(vwam.com)
Suku La Hu, tinggal di desa-desa lereng gunung. Biasanya rumah suku La Hu, bentuk rumah panggung bertingkat dan setiap ruangan dipisahkan dengan partisi bambu. Altar disediakan untuk menyembah leluhur dan dapur ditempatkan di pojok rumah. Laki-laki dan perempuan bebas memilih pasangan mereka. Setelah pernikahan, pengantin laki-laki harus hidup bersama keluarga istrinya sampai beberapa tahun lalu diperbolehkan membawa istrinya ke rumah keluarganya.

Setiap tahun suku La Hu mengadakan upacara untuk menyembah roh-roh bumi dan berdoa bagi perdamaian.

Dalam budaya suku La Hu terdapat banyak lagu-lagu yang dinyanyikan dalam bahasa Ha Nhi, namun orang La Hu melantunkannya sesuai dengan irama mereka sendiri. Dongeng kuno turun temurun dalam suku La Hu juga sangat banyak mereka miliki, selain itu suku La Hu juga memiliki kalender sendiri yang waktunya ditentukan sesuai dengan dua belas jenis binatang, yaitu: harimau, kelinci, naga, tikus, domba, monyet, ayam, anjing, babi, tupai, ular dan kerbau.

tarian suku La hu
(news.activetravelvietnam.com)
Perempuan La Hu memakai celana panjang dan kemeja panjang sampai ke pergelangan kaki. Mereka juga memakai rompi pendek selama acara perayaan. Kerah, dada bergaris-garis, dan daerah lengan disulam atau dijahit dengan potongan kain berwarna-warni, perak, koin timah dan pinggiran kain berwarna merah.

Suku La Hu bertahan hidup dengan budidaya tebas dan bakar seta berburu ke hutan. Laki-laki La Hu sangat trampil membuat kursi rotan, nampan dan tikar.



sumber:
- vwam.com
- manonthelam.com
- news.activetravelvietnam.com
- geocities.co.jp
- gt-rider.com
- vwam.com
- wikipedia
- dan sumber lain

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,