Suku Xinh Mun


Xinh Mun
(offroadvietnam)
Suku Xinh Mun, adalah salah satu kelompok etnis minoritas di Vietnam, yang mendiami Son La dan provinsi Lai Chau dan sepanjang wilayah perbatasan Vietnam-Laos. Pada tahun 1999, populasi kelompok etnis Xinh Mun adalah sebesar 18.018 jiwa.
Kelompok etnis Xinh Mun (Puoc dan Pua), 
Orang Xinh Mun, orang Puoc dan orang Pua, disebut sebagai suku Xinh Mun. 
Bahasa Xinh Mun termasuk ke dalam rumpun bahasa Mon-Khmer.
Orang Xinh Mun, membangun rumah dengan bentuk rumah panggung, memiliki atap kubah yang berbentuk seperti cangkang kura-kura dan tangga di kedua ujung rumah. Anak-anak mengambil nama marga ayah. Setelah kematian sang ayah, saudara tertua diangkat ke posisi penting.
Menurut adat pernikahan, keluarga pengantin laki-laki harusmemberikan uang kepada keluarga pengantin perempuan. Setelah pernikahan, suami tinggal bersama keluarga istrinya. Beberapa tahun kemudian, setelah memiliki beberapa anak, istri kemudian disambut ke rumah suaminya. Pasangan tersebut harus mengubah nama mereka dan mengambil nama lain yang diberikan oleh saudara ibu mertua. 
Kebiasaan orang Xinh Mun suka mengunyah sirih dan mewarnai gigi mereka dengan warna hitam serta suka minum alkohol.
Selama produksi padi, orang mengadakan banyak upacara dan menjalankan ritual pantangan (tabu). Para penduduk desa setiap tahun mengadakan upacara untuk menghormati semangat desa.
Suku Xinh Mun, mengenakan pakaian yang mirip dengan pakaian suku Thai dan Lao.
Masyarakat Xinh Mun, menanam padi ketan dan jagung pada lahan yang telah dibakar pada bidang bertingkat. Mereka juga mengumpulkan hasil hutan, berburu hewan, membuat kerajinan keranjang dan telah mengembangkan sistem barter barang.


sumber:
- word-dialect.blogspot.com
- offroadvietnam.com 
- vietnamtrip2008.com
- discoveryindochina.com
- talkvietnam.com
- wikipedia
- dan beberapa sumber lain

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di bawah ini, Kami mohon maaf, apabila terdapat kekeliruan atau ada yang tidak sesuai dengan pendapat pembaca, sehubungan dengan sumber-sumber yang kami terima bisa saja memiliki kekeliruan.
Dengan senang hati kami menerima segala kritik maupun saran pembaca, demi peningkatan blog Proto Malayan.
Salam dan terimakasih,