Showing posts with label Melayu. Show all posts
Showing posts with label Melayu. Show all posts

Suku Gonggang, Riau

Bagan Benio, kampung suku Gonggang
Suku Gonggang, adalah suku yang berdiam di kabupaten Bengkalis provinsi Riau, Indonesia.

Suku Gonggang bermukim di 3 dusun, yaitu dusun Bagan Benio, Pulai Bungkuk dan Bagan Belado. Dusun Bagan Benio merupakan pemukiman utama suku Gonggang. Di tempat ini selain suku Gonggang, juga terdapat satu suku lagi yang hidup berdampingan dengan suku Gonggang, yaitu suku Pandan. Populasi penduduk di 3 dusun ini adalah sebesar 260 orang.

Suku Batak Melayu Langkat

Kabupaten Langkat, adalah salah satu kabupaten di provinsi Sumatra Utara. Kabupaten Langkat ini dihuni oleh mayoritas suku Melayu yang tersebar di berbagai kecamatan di kabupaten Langkat. 

Ada satu hal yang unik terjadi di kabupaten Langkat ini. Di kabupaten Langkat ini terdapat suatu kelompok masyarakat yang mengaku sebagai Melayu tetapi dalam tubuh mereka mengalir darah batak, dan nama marga di belakang nama depan mereka. Menurut penuturan beberapa masyarakat di wilayah ini, bahwa dahulunya nenek moyang mereka berasal dari batak. Tetapi mereka sendiri tidak tahu berasal dari batak yang mana. Selain itu, beberapa marga mulai tidak dipakai lagi, karena mereka telah merasa menjadi Melayu dan telah menyatu dengan budaya dan adat-istadat Melayu. Bagi mereka, dalam budaya Melayu, identitas marga tidaklah terlalu penting. Sehingga dalam keseharian mereka, identitas marga boleh dipakai, atau dihilangkan sama sekali, tergantung pilihan mereka masing-masing. Menurut mereka, identitas marga ini hanya sekedar untuk membedakan kelompok mereka dengan kelompok Melayu lainnya, dan juga agar tidak tersesat dari garis keturunan.

Beberapa marga yang terdapat di kabupaten Langkat ini adalah:
  • Kinayam
  • Sibayang
  • Gerning
  • Lambosa
  • Berastempu
  • Ujung Pinayungan
  • Merangin angin
  • Pasaribu
  • dan lain-lain
Konon menurut penuturan masyarakat di kabupaten Langkat ini, bahwa dahulunya salah seorang istri Raja Langkat berasal dari kelompok marga tersebut.

Apakah kelompok marga-marga di kabupaten Langkat tersebut berasal dari suku-suku batak lainnya, atau memang suatu komunitas tersendiri, atau mereka adalah keturunan dari orang-orang Kerajaan Aru/Haru, yang melarikan diri ke wilayah Langkat.

Apabila dilihat dari marga-marga yang dimiliki oleh masyarakat Melayu di kabupaten Langkat ini, sepertinya masih memiliki sedikit unsur kekerabatan dengan marga-marga batak dari suku Karo, Toba, Pakpak dan Nias. Seperti Pinayungan dengan marga Pinayung dari Pakpak, Gerning dengan marga Gurning dari Toba, Karo dan Alas, Lambosa dengan marga dari Nias, Merangin-angin dengan marga Perangin-angin dari Karo, Ujung dengan marga Ujung dari Toba dan Pakpak serta Sibayang dengan marga Sebayang dari Karo.
Bisa jadi dahulunya mereka berasal dari suku-suku batak yang bermigrasi ke wilayah kabupaten Langkat ini dan setelah sekian lama menetap di wilayah ini, kemudian mereka pun berbaur dan bergabung dalam budaya dan adat-istiadat Melayu, yang mana akhirnya keturunan-keturunannya pun menganggap diri mereka telah Melayu atau telah menjadi Melayu. Walaupun begitu, sebagian dari mereka masih tetap menyematkan nama marga di belakang nama depan mereka.

diolah dari berbagai sumber

Suku Cocos

suku Cocos di Sabah
Suku Cocos, adalah suatu suku-bangsa yang berada di wilayah Sabah Malaysia. Suku Cocos ini bermukim di Lahad Datu, Kunak, Sandakan dan Tawau. Mereka pada awalnya bermigrasi sejak puluhan tahun yang lalu dari kepulauan Cocos (Keeling Islands), suatu kepulauan di bawah kekuasaan Australia pada 1950-an. Populasi suku Cocos ini di Sabah Malaysia, diperkirakan sebesar 4.000 orang.

Asal-usul suku Cocos ini berasal dari kepulauan yang berada di bawah kekuasaan Australia, yaitu kepulauan Cocos (Keeling Islands). Di kepulauan Cocos ini, mereka telah hidup beratus-ratus tahun dengan tetap mempertahankan budaya Melayu, serta agama Islam yang mereka anut sejak lama. Konon, sebelum berada di kepulauan Cocos, mereka berasal dari tanah Melayu, yang diperkirakan berasal dari daerah Riau Sumatra atau dari Semenanjung Malaysia pada ratusan tahun sebelum mereka hidup di kepulauan Cocos. Budaya yang mereka usung di kepulauan Cocos, adalah budaya Melayu yang mirip dengan budaya Melayu Riau dan Melayu Malaysia.
tarian suku Cocos di Sabah
Saat ini masyarakat suku Cocos yang berada di Sabah Malaysia, telah menyatu dengan adat-istiadat dan budaya Melayu Sabah dan telah diakui sebagai bagian dari kesatuan rumpun Melayu Malaysia. Sedangkan leluhur mereka di kepulauan Cocos, walaupun masih mempertahankan budaya Melayu, tetapi beberapa karakter budaya mereka telah banyak menyerap budaya barat, sehingga beberapa makanan, tarian dan musik suku Cocos di kepulauan Cocos lebih memiliki rasa kebarat-baratan.

sumber:
  • etawau.com
  • wikipedia
  • dan sumber lain